GENERASI EMAS DIMULAI DARI SINI: PENTINGNYA PENDIDIKANANAK USIA DINI
Januari 31, 2025
0
Mauliza Nabila Dampak demokrasi yang rancu, hukum yang berjalan seenaknya, krisis etika, pergaulan bebas,bahkan kritik dianggap cacian. Lantas, bagaimana cara kita mengubah budaya turun-temurunini? Ya salah satu caranya
Mauliza Nabila
Dampak demokrasi yang rancu, hukum yang berjalan seenaknya, krisis etika, pergaulan bebas, bahkan kritik dianggap cacian. Lantas, bagaimana cara kita mengubah budaya turun-temurun ini? Ya salah satu caranya ialah melalui Pendidikan. Di tengah dunia yang terus berubah dengan cepat, kebutuhan Pendidikan inklusif menjadi semakin mendesak. Dalam perjalanan menuju pertumbuhan Indonesia Emas 2045, Pendidikan memainkan peran vital dalam menciptakan generasi unggul yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan mendorong perubahan. Generasi unggul tidak tercipta secara instan, melainkan melalui proses pendidikan yang berkelanjutan, sesuai dengan tujuan SDGs ke 4. Dan ini dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini menjadi tonggak gambaran anak di masa depannya, karena usia Golden Age hanya ada di masa usia dini. Pernahkan kita memperhatikan betapa cepatnya proses tumbuh kembang anak dalam belajar hal-hal baru yang ada disekitarnya? Itulah sebabnya Pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi begitu krusial dalam membentuk fondasi masa depan anak bangsa. Anak-anak yang terlibat dalam PAUD secara emosional, dan akademis cenderung lebih siap dalam menghadapi proses pembelajaran. Jika seluruh stimulasi, tindakan, perkataan, perbuatan baik dibiasakan dari semenjak anak berada di usia dini maka anak tidak akan jauh dari buah hasil proses pembelajarannya. Otak anak jika di analogikan itu seperti spons, siap menyerap segala pengetahuan serta apapun yang ia lihat dan tentu langsung diproses oleh otak. Maka tak heran kalau banyak anak yang berkembang sesuai dengan kebiasaan keluarganya. Ada berita yang muncul baru-baru ini di khalayak public, banyak Orang Tua zaman now yang kurang paham akan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini, terlebih lagi ketika muncul sebuah trend “Sad Beige Mom” yaitu memakai warna-warna netral untuk barang-barang, mainan, pakaian dll demi sebuah keegoisan orang tua untuk tetap senada dengan ke estetikan mereka tanpa memikirkan bagaimana besarnya pengaruh warna-warna yg dilihat anak untuk stimulasi kognitifnya. Zaman akan terus berkembang tapi ilmu seseorang tidak akan lekang oleh zaman. Pendidikan bukan hanya semata-mata kita pelajari untuk mendapatkan nilai di kelas saja, tapi jangkauannya begitu besar jika kita memahami apa yang kita pelajari. Anak menjadi salah satu jangkauan hasil proses Pendidikan maka jadilah uswatun hasanah bagi mereka, karena mereka berhak mendapatkan stimulasi yang bukan hanya tepat tapi juga cepat dimasa Golden Age nya.