Kabut Asap Selimuti Sumatera Utara, Siswa Belajar dari Rumah melalui PJJ
Oktober 17, 2026
0
TOP Sumatera-Medan Sumatera Utara- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara menyebabkan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah dialihkan
TOP Sumatera-Medan Sumatera Utara- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara menyebabkan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memberlakukan PJJ bagi siswa mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB sederajat pada 16–21 Oktober 2026. Kebijakan ini bertujuan melindungi kesehatan dan keselamatan siswa serta tenaga pendidik dari dampak paparan kabut asap.
Selama pelaksanaan PJJ, para siswa mengikuti kegiatan belajar dari rumah dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti WhatsApp dan media pembelajaran daring lainnya. Guru tetap memberikan materi dan tugas agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik meskipun tidak dilakukan secara langsung di kelas.
Namun, pembelajaran jarak jauh juga memiliki tantangan. Sebagian siswa merasa kesulitan memahami materi karena tidak dapat berinteraksi langsung dengan guru dan teman-teman. Selain itu, keterbatasan jaringan internet dan perangkat elektronik dapat menjadi hambatan bagi sebagian pelajar.
Pemerintah mengimbau orang tua untuk mendampingi anak selama belajar di rumah serta membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Sumatera Utara. Masyarakat juga diminta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Melalui kebijakan ini, diharapkan kesehatan siswa tetap terjaga dan kegiatan pendidikan dapat terus berlangsung. Masyarakat juga berharap kabut asap segera menghilang sehingga para siswa dapat kembali belajar di sekolah seperti biasa dan normal kembali.